Penambahan LPJU Molor

penambahan lpju molor

PURWOKERTO – Penambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Banyumas molor dari target awal. Realisasi penambahan yang sebelumnya ditargetkan pada Maret, baru akan dilakukan pada Mei mendatang.

Dari data yang ada di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Banyumas, sampai saat ini ada 100 titik ruas jalan yang belum dilengkapi LPJU. Baik di wilayah perkotaan maupun di luar wilayah perkotaan.

Kepala Dinas ESDM Kabupaten Banyumas Anton Adi Wahyono mengatakan, realisasi LPJU baru bisa dilakukan pada Mei karena saat ini masih dalam proses pengadaan. Selain itu, Dinas ESDM juga masih berupaya menentukan titik-titik ruas jalan yang akan diprioritaskan untuk dipasang LPJU baru.

“Beberapa ruas jalan seperti di wilayah Sumbang dan Jalan Lingkar Sumpiuh akan ditambah LPJU, termasuk di beberapa ruas jalan dalam kota yang masih gelap,” katanya.

Terkait alokasi anggaran untuk penambahan lampu jalan, Anton menyebut tahun ini Dinas ESDM menganggarkan sekitar Rp 1,050 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2016. “Anggarannya terbatas, sehingga harus didahulukan menurut prioritas,” jelasnya.

Dari pantauan Radarmas, kondisi LPJU di beberapa ruas jalan juga sudah mulai rusak dan tidak berfungsi, seperti di ruas jalan Jenderal Soedirman timur, dimana ada sekitar 5-6 LPJU yang tidak berfungsi.

“Kita akan segera mengeceknya untuk dilakukan perbaikan segera. Sampai saat ini kita masih memiliki komponen lampu untuk pemeliharaan lampu jalan,” jelas Anton.

Untuk pemeliharaan lampu jalan, tahun ini Pemkab Banyumas mengalokasikan anggaran sebesar Rp 500 juta. Pemeliharaan lampu penerangan jalan dilakukan untuk memastikan lampu berfungsi secara normal. Setidaknya sampai saat ini ada dua unit kendaraan operasional ESDM yang terus melakukan pemeliharaan lampu setiap harinya. (bay/sus)

Sumber: