Pendaftar PPK Membludak

pendaftar ppk membludak

Capai 488 Orang Calon
PURWOKERTO-Hari terakhir pendaftaran badan penyelenggara (adhoc) pemilu, yakni Panitia Pemilu Kecamatan (PPK), kantor KPU Banyumas dibanjiri ratusan pendaftar dari berbagai usia dan profesi. Total hingga penutupan pendaftaran ada 488 pendaftar PPK, atau sebanyak 3,5 kali dari jumlah kuota PPK di Kabupaten Banyumas yaitu 135 orang untuk 27 kecamatan.

Komisioner KPU Banyumas, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Imam Arif Setiadi mengatakan dari jumlah tersebut didominasi wajah-wajah baru. Pasalnya, ada regulasi yang menyebutkan anggota PPK yang sudah pernah menjabat selama dua periode tidak diperkenankan mendaftar kembali.

pendaftar ppk membludak
ANTRE : Puluhan pendaftar Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) mengantre di KPU Banyumas di hari terakhir pendaftaran kemarin (17/10). DIMAS PRABOWO/RADAR BANYUMAS

Diakui, antusiasme masyarakat Banyumas untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan pemilu, khususnya Pilkada 2018 nanti, memang cukup tinggi. Dengan membludagnya pendaftar PPK yang masuk, disebutkan Imam menjadi angin segar dalam pelaksanaan pemilu ke depannya. Terlebih, KPU juga akan lebih selektif, mengingat banyak pilihan dalam membentuk PPK.

“Nanti akan diseleksi dulu administrasinya. Kalau 488 pendaftar lolos administrasi semua, maka bisa ikut seleksi tertulis. Seleksi administrasi sudah dilakukan sejak pembukaan pendaftaran, sampai tanggal 19 Oktober nanti. Tes tertulis akan dilakukan 22 Oktober secara serentak,” kata dia.

Untuk materi seleksi tertulis, lanjut Imam, berkaitan dengan kepemiluan. Dan soal akan didatangkan langsung dari KPU Provinsi Jawa Tengah.

“Yang lolos seleksi tertulis akan masuk tahap seleksi wawancara, sebelum tahapan tanggapan masyarakat,” ujar dia.

Untuk pelantikan PPK, sesuai jadwal akan dilakukan per 1 November. Sedangkan masa tugas PPK selama Pilkada ini mencapai 9 bulan sampai Juli 2018 nanti.

Meski demikian, KPU Banyumas juga masih menunggu instruksi dari KPU RI. Mengingat berdasarkan pentahapan Pemilu 2019, KPU kabupaten/kota sudah mulai melakukan pembentukan badan adhoc per Januari-Februari 2018 nanti.

“Banyumas kan menjadi salah satu daerah yang menggelar pilkada, dan sudah ada PPK-nya. Jadi untuk pentahapan pemilu 2019 masih menunggu instruksi dari KPU RI,” tegasnya.(bay)

Sumber:

Pendaftar PPK Membludak

pendaftar ppk membludak

Capai 488 Orang Calon
PURWOKERTO-Hari terakhir pendaftaran badan penyelenggara (adhoc) pemilu, yakni Panitia Pemilu Kecamatan (PPK), kantor KPU Banyumas dibanjiri ratusan pendaftar dari berbagai usia dan profesi. Total hingga penutupan pendaftaran ada 488 pendaftar PPK, atau sebanyak 3,5 kali dari jumlah kuota PPK di Kabupaten Banyumas yaitu 135 orang untuk 27 kecamatan.

Komisioner KPU Banyumas, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Imam Arif Setiadi mengatakan dari jumlah tersebut didominasi wajah-wajah baru. Pasalnya, ada regulasi yang menyebutkan anggota PPK yang sudah pernah menjabat selama dua periode tidak diperkenankan mendaftar kembali.

pendaftar ppk membludak
ANTRE : Puluhan pendaftar Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) mengantre di KPU Banyumas di hari terakhir pendaftaran kemarin (17/10). DIMAS PRABOWO/RADAR BANYUMAS

Diakui, antusiasme masyarakat Banyumas untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan pemilu, khususnya Pilkada 2018 nanti, memang cukup tinggi. Dengan membludagnya pendaftar PPK yang masuk, disebutkan Imam menjadi angin segar dalam pelaksanaan pemilu ke depannya. Terlebih, KPU juga akan lebih selektif, mengingat banyak pilihan dalam membentuk PPK.

“Nanti akan diseleksi dulu administrasinya. Kalau 488 pendaftar lolos administrasi semua, maka bisa ikut seleksi tertulis. Seleksi administrasi sudah dilakukan sejak pembukaan pendaftaran, sampai tanggal 19 Oktober nanti. Tes tertulis akan dilakukan 22 Oktober secara serentak,” kata dia.

Untuk materi seleksi tertulis, lanjut Imam, berkaitan dengan kepemiluan. Dan soal akan didatangkan langsung dari KPU Provinsi Jawa Tengah.

“Yang lolos seleksi tertulis akan masuk tahap seleksi wawancara, sebelum tahapan tanggapan masyarakat,” ujar dia.

Untuk pelantikan PPK, sesuai jadwal akan dilakukan per 1 November. Sedangkan masa tugas PPK selama Pilkada ini mencapai 9 bulan sampai Juli 2018 nanti.

Meski demikian, KPU Banyumas juga masih menunggu instruksi dari KPU RI. Mengingat berdasarkan pentahapan Pemilu 2019, KPU kabupaten/kota sudah mulai melakukan pembentukan badan adhoc per Januari-Februari 2018 nanti.

“Banyumas kan menjadi salah satu daerah yang menggelar pilkada, dan sudah ada PPK-nya. Jadi untuk pentahapan pemilu 2019 masih menunggu instruksi dari KPU RI,” tegasnya.(bay)

Sumber: