Pendirian Tower Seluler di Karang Salam Kemranjen Diduga Masih Ada Ijin Warga Radius yang Tertinggal

sibnews.info, Banyumas – Sebuah pendirian menara selular seharusnya dari tim pencari lokasi ( Sitack ) melakukan proses perijinan melalui tahap demi tahap dengan persyaratan yang dijalankan.

Namun adanya pelaksanaan pendirian 2 tower di Desa Karang Salam kecamatan Kemranjen kabupaten Banyumas yang terlihat lokasinya berdekatan diduga masih menyimpan persoalan tentang perijinan dengan warga masyarakat sekitar yang jaraknya masih didalam jarak radius dengan lokasi pendirian tower.

Dari awal rencana pendirian adanya menara Tower diduga tim Sitack ( pencari lokasi) tidak sesuai dengan aturan syarat pendirian menara Tower karena menurut warga disekitar radius tidak mengadakan pertemuan musyawarah untuk sosialisasi terlebih dahulu mengenai adanya rencana pendirian Tower menara selular yang berdiri di wilayah RT 04 RW 02 Desa karang salam kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas.

Menurut keterangan Sgg warga RT 04 RW 02 Desa Karang salam bahwa warga tidak di kumpulkan untuk Sosialisasi namun di datangi untuk dimintai KTP untuk syarat diberi uang dari PT pelaksana pendirian Tower.

Beberapa warga juga ada yang memperranyakan mengenai permintaan persetujuan warga untuk syarat pengajuan perijinan peendirian Tower karena warga yang masih didalam radius ada yang tidak diminta tanda tangan ijin warga yang lokasi masih didalam radius pendirian Menara Tower Telkomsel yang di kerjakan oleh PT TBG.

Sedangkan untuk menara Smart fren yang saat ini sedang melaksanakan kegiatan pekerjaan pendirian dari pihak pencari lokasi ( Sitack ) perwakilan PT hanya memberikan satu pemberian untuk tanda tangan perijinan warga sedangkan Sgg mempunyai lokasi empat bidang tanah yang ber SPPT di lokasi jarak radius dengan lokasi pendirian Menara Tower Smart Fren tersebut.

” Dari 4 bidang lokasi tanah miliknya namun mengapa hanya satu yang di beri uang tanda tangan sebagai persetujuan? ” Ungkap Sgg.

whatsapp image 2021 11 26 at 16.05.19

Udn yang juga salah satu warga RT 04 RW 02 Desa Karang salam Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas menjelaskan pada awak media Fokus Banyumas bahwa lokasi rumahnya yang jaraknya dekat dengan menara Tower Telkomsel yang sedang dikerjakan oleh PT TBG oleh pihak pencari lokasi ( Sitack ) tidak dimintai tanda tangan ijin warga adanya pendirian tower Telkomsel PT TBG tersebut.

Saat awak media fokus Banyumas ke lokasi Jumat (26/11/2021) terlihat pemasangan menara tower Telkomsel yang dikerjakan PT TBG sudah terpasang besi menaranya.

Saat awak media menanyakan tentang perwakilan pihak PT yang bertanggung tentang pendirian Tower Telkomsel di RT 04 RW 02 Desa Karang salam ,para pekerja bagian sipil yang sedang melakukan pengurugan pondasi dan juga para pekerja yang sedang memasang besi menara menjawab tidak tahu , hanya mengatakan bahwa yang dikerjakan adalah menara Tower Telkomsel PT Tower bersama group ( TBG ) .

Sedang untuk lokasi yang berbeda yang tidak jauh jaraknya juga sedang dikerjakan pendirian menara Tower selular untuk pendirian menara tower smart fren .

Dari keterangan bagian sipil yang sedang melaksanakan pekerjaan pengurugan pondasi cor beton dengan alat berat Eksavator menjelaskan pada awak media fokus Banyumas bahwa pendirian Tower Smart fren di RT 04 RW 02 Desa Karang salam kecamatan kemranjen kabupaten Banyumas pelaksanaan dikerjakan oleh PT IBS .

Dengan masih adanya persoalan mengenai ijin warga masyarakat yang ada didalam jarak radius dengan lokasi didirikannya Menara Tower jaringan Selular diharapkan agar dinas terkait seperti dari Dinas perijinan Kabupaten Banyumas dan juga dari Satpol PP Kabupaten Banyumas bagian penindakan sebagai penegak Perda untuk dapat turun ke lokasi pendirian Tower di RT 04 RW 02 Desa Karang salam Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas agar nantinya apabila muncul terbit perijinan pembangunan gedung untuk menara Tower Telkomsel dan Smart Fren di Desa Karang salam tidak mengesampingkan tentang ijin sekitar warga radius. ( F28 ).