Pengakuan Pengamen Jambret HP Penumpang Angkot di Bogor

Bogor

AR, pengamen berusia 17 tahun dihakimi massa usai menjambret handphone (HP) milik seorang wanita di dalam angkot di Jalan Otista, Kota Bogor. AR mengaku berani menjambret karena tak mampu membeli HP.

“Saya kepengen punya HP Pak, spontan saja itu ambil punya penumpang. Saya sudah kumpulin uang tapi belum kebeli juga, uangnya habis terus,” kata AR ditemui di Mapolsek Bogor Timur, Kamis (21/7/2022).

AR mengaku baru sekali melakukan aksinya. Ia merampas handphone milik penumpang angkot karena sepi pendapatan dari mengamen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang susah Pak dapet uang, ngamen juga sepi,” kata ujarnya.

“Saya tinggal di Cikaret, orang tua saya di Jawa, Jawa Tengah,” sambungnya.

AR melakukan aksinya pada Kamis (21/7) sore, di Jalan Otista Kota Bogor. Korbannya merupakan seorang wanita berinisial TA (20). Saat itu, korban tengah dalam perjalanan pulang usai mengikuti tes masuk perguruan tinggi di Ciawi Bogor.

“Kondisi angkot memang sedang sepi, cuma ada dua penumpang informasinya, perempuan semua. Kemudian ketika angkot melintas di Jalan Otista dan pelaku merampas handphone korban,” kata Kapolsek Bogor Timur Kompol Hida Tjahyono, Kamis (21/7).

Usai beraksi, pelaku AR langsung berlari ke arah pemukiman warga. Namun kemudian, pelaku ditangkap warga usai terpojok di ujung jalan buntu.

Setelah sempat dihakimi massa hingga babak belur, AR kemudian diamankan dan dibawa petugas ke Polsek Bogor Timur untuk diperiksa lebih lanjut.

Lihat juga video ‘Komplotan Jambret yang Bikin Resah Warga di Sukabumi Ditangkap!’:

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/rfs)