Pengurangan Barrier Dinilai Efektif

pengurangan barrier dinilai efektif

pengurangan barrier dinilai efektif
Kondisi sekitar alun alun setelah barier dikurangi. AAM/RADARMAS

PURWOKERTO – Sejak pembongkaran water barrier di Jalan Jenderal Sudirman Alun-alun Purwokerto, sepekan lalu, Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas mengklaim upaya tersebut cukup efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut.

Plt Kabid Prasarana Lalu Lintas Dinhub Banyumas, Hermawan mengatakan hingga saat ini pengurangan water barrier cukup efektif, dalam artian belum ada kecelakaan maupun lalu lalang kendaraan yang semrawut.

“Masih efektif sejauh ini. Nantinya water barrier yang semula di depan alun-alun yang diambil dapat ditempatkan di titik lain yang memerlukan water barrier,” jelasnya.

Dia mengharapkan kondisi tersebut bisa terus efektif tanpa water barrier. Pemahaman dan ketaatan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas serta marka adalah yang terpenting.

“Sepanjang efektif kita teruskan tanpa water barrier. Karena jika pengguna jalan memahami dan menaati rambu lalu lintas maka tertib lalu lintas dan berkendara akan terwujud,” katanya.

Dinhub juga akan terus memantau ruas jalan depan Alun-alun Purwokerto tersebut. Khususnya pada setiap malam akhir pekan melalui ATCS.

“Sejauh ini masih terus kita pantau. Disamping itu setiap malam Minggu kita mencoba mengatur melalui ATCS lewat kamera maupun pengeras suara,” urainya.

Terkait sampai kapan uji coba pengurangan water barrier depan alun-alun tersebut, Hermawan masih belum dapat memastikan. Apabila nantinya terjadi kecelakaan atau membuat semakin semrawut maka water barrier akan ditempatkan kembali.

“Jika nanti tidak efektif akan kita pasang kembali water barriernya,” pungkasnya. (aam)

Sumber: