Pengurus DPP PPP Akan Rapat Sikapi Usulan 3 Majelis Minta Suharso Mundur

Jakarta

Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP Usman M Tokan menyebut pimpinan majelis sudah menggelar rapat 3 kali untuk membahas masalah terkait Suharso Monoarfa mundur dari Ketua Umum PPP. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek mengaku pihaknya belum mengetahui adanya rapat-rapat tersebut.

“Karena itu rapat internal majelis-majelis kami tidak mengetahuinya. Kami di pengurus harian tidak ikut rapat majelis karena memang bukan tupoksinya,” kata Awiek kepada wartawan, Kamis (25/8/2022).

Awiek mengatakan pengurus harian DPP PPP tidak mengetahui adanya rapat yang digelar majelis PPP. Dia menyebut rapat itu bukan salah satu bagian dari pengurus harian DPP PPP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena tupoksi kami di pengurus harian DPP,” jelasnya.

Meski demikian, Awiek mengatakan pihaknya akan menggelar rapat dalam waktu dekat. Hal itu, lanjut Awiek, untuk menyikapi persoalan terkait 3 majelis PPP yang meminta Suharso untuk mundur dari kursi Ketua Umum PPP.

“Dalam waktu dekat Pengurus Harian DPP akan menggelar rapat untuk menyikapi persoalan yang terjadi serta mencari solusi untuk kebaikan PPP ke depan,” ujar Awiek.

“Karena perhelatan pemilu sudah di depan mata, maka kami berharap semua untuk kompak kerja-kerja elektoral,” tambahnya.

Sebelumnya, Waketum PPP Zainut Tauhid menyebut bahwa pimpinan ketiga majelis DPP PPP belum pernah rapat internal terkait usulan Suharso Monoarfa mundur dari kursi ketua umum. Namun, hal tersebut dibantah oleh Usman M Tokan selaku Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP.

Usman mengatakan keputusan 3 majelis DPP PPP (Majelis Syariah, Kehormatan dan Pertimbangan) yang menyarankan Suharso Monoarfa untuk mundur dari Ketua Umum PPP merupakan respons atas gejolak, dinamika, serta aspirasi yang disuarakan para kyai, kader dan simpatisan PPP seluruh Indonesia. Menurutnya, para pimpinan majelis telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai yang diamanatkan dalam AD/ART PPP.

“Beliau-beliau ini para tokoh/sesepuh yang teguh memegang prinsip perjuangan PPP yaitu berpolitik semata-mata ibadah, dan ber Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Berat hati mengambil langkah ini, harus diambil demi menjaga nama baik/marwah PPP, demi keselamatan semua, keselamatan partai dan jutaan kader PPP,” kata Usman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/8/2022).