Peserta Kirab Wajib Bawa Payung

peserta kirab wajib bawa payung

Jalan Jensud Ditutup Total

PURWOKERTO – Kirab prosesi pusaka memperingati Hari Jadi Ke-445 Kabupaten Banyumas, akan dilaksanakan Minggu (28/2). Tidak ada yang berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya, hanya saja pada kirab kali ini peserta diwajibkan membawa payung untuk mengantisipasi hujan.

“Kalau seandainya hujan, mereka (peserta, red) sudah bawa payung masing-masing. Supaya kirab tetap berjalan,” kata Kabag Humas Setda Banyumas Agus Nurhadi, Kamis (25/2).

Menurut rencana, start akan dilaksanakan di halaman Pendopo Wakil Bupati atau Eks Kotip sekitar pukul 10.00. “Kirab diawali dengan rombongan Bawor Maskot Banyumas, kemudian Subamanggala yang tahun 2016 ditugaskan kepada Yakut Jeder Dalang Muda Banyumas,” jelasnya.

Selain itu, rombongan juga diiringi pasukan pembawa lambang daerah, dan diikuti empat benda pusaka milik Pemkab Banyumas. Yakni tombak Kiai Genjring, keris Kiai Gajah Endro, keris Kiai Nalapraja, dan kitab stambul. “Para peraga adalah pelajar, mahasiswa, seniman dan warga Banyumas,” terangnya.

Dalam prosesi, kata Agus, akan diarak juga gambar dan papan nama bupati pertama hingga ke-30. Bupati ke-31, Ir Achmad Husein akan mengikuti kirab bersama Forkompinda dan Ketua DPRD beserta istri. “Seluruh pejabat pemerintah, Kepala SKPD, camat, kepala desa/lurah, anggota DPRD juga mengikuti kirab, dengan berjalan kaki kurang lebih 2 kilometer,” ujarnya.

Menurut rencananya, ruas Jalan Jenderal Sudirman akan ditutup total bagi kendaraan sejak pukul 09.00. “Masyarakat yang saat prosesi akan melalui Jalan Jenderal Sudirman, sebaiknya lewat jalur alternatif,” imbaunya. (why/sus)

Sumber: