Polisi Jelaskan Kondisi ABG yang Dirantai di Bekasi: Lapar-Kurang Gizi

Bekasi

Seorang ABG di Bekasi, Jawa Barat, berinisial R (15) dirantai oleh kedua orang tuanya dan ditemukan dalam keadaan meminta-minta makan ke warga sekitar. Saat ditemukan, polisi menyebut R kurang gizi.

“Secara fisik yang bersangkutan, kurang gizi,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki kepada wartawan, Kamis (21/7/2022).

Hengki sempat mengajak R makan bareng. R, jelas Hengki, terlihat lahap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan rujuk ke rumah sakit untuk dicek kesehatan, sebelum dititip (ke panti asuhan), kita pastikan dia sehat,” imbuh Hengki.

Hengkli memastikan korban tidak memiliki masalah keterbelakangan mental.

“Kalau dilihat masih normal, kita ajak ngobrol, dia paham, dia juga ajak makan, lalu membaca doa, sesuai dengan ajaran Islam. Kondisinya dari fisiknya kurus dan dia lapar terus ini,” jelas Hengki.

Ortu R Diperiksa

Ayah kandung korban, P (40), dan ibu tirinya, A (39), kini menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota.

“Hari ini terhadap 2 orang tua inisial P dan A sedang diperiksa karena ada barang bukti yang diamankan rantai dan lain-lain,” ujar Hengki.

Polisi masih mendalami apakah hal ini termasuk kasus penelantaran anak. Hengki menuturkan melihat kondisi fisik korban, diduga ada ketidakpedulian orang tua dalam merawat anaknya.

“Kita masih dalami, kalau lihat gizinya, dan dia lahap makanan, ya mungkin kurang kepedulian ortu dengan berbagai alasan,” imbuh Hengki.

R dipasung di rumah P dan istrinya, A. Di dalam rumah itu, juga ada mertua P alias orang tua A.

Simak video ‘Viral ABG Kaki Diikat Rantai-Minta Makan di Bekasi, Polisi Buka Suara’:

[Gambas:Video 20detik]

(isa/mei)

Polisi Jelaskan Kondisi ABG yang Dirantai di Bekasi: Lapar-Kurang Gizi

Bekasi

Seorang ABG di Bekasi, Jawa Barat, berinisial R (15) dirantai oleh kedua orang tuanya dan ditemukan dalam keadaan meminta-minta makan ke warga sekitar. Saat ditemukan, polisi menyebut R kurang gizi.

“Secara fisik yang bersangkutan, kurang gizi,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki kepada wartawan, Kamis (21/7/2022).

Hengki sempat mengajak R makan bareng. R, jelas Hengki, terlihat lahap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan rujuk ke rumah sakit untuk dicek kesehatan, sebelum dititip (ke panti asuhan), kita pastikan dia sehat,” imbuh Hengki.

Hengkli memastikan korban tidak memiliki masalah keterbelakangan mental.

“Kalau dilihat masih normal, kita ajak ngobrol, dia paham, dia juga ajak makan, lalu membaca doa, sesuai dengan ajaran Islam. Kondisinya dari fisiknya kurus dan dia lapar terus ini,” jelas Hengki.

Ortu R Diperiksa

Ayah kandung korban, P (40), dan ibu tirinya, A (39), kini menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota.

“Hari ini terhadap 2 orang tua inisial P dan A sedang diperiksa karena ada barang bukti yang diamankan rantai dan lain-lain,” ujar Hengki.

Polisi masih mendalami apakah hal ini termasuk kasus penelantaran anak. Hengki menuturkan melihat kondisi fisik korban, diduga ada ketidakpedulian orang tua dalam merawat anaknya.

“Kita masih dalami, kalau lihat gizinya, dan dia lahap makanan, ya mungkin kurang kepedulian ortu dengan berbagai alasan,” imbuh Hengki.

R dipasung di rumah P dan istrinya, A. Di dalam rumah itu, juga ada mertua P alias orang tua A.

Simak video ‘Viral ABG Kaki Diikat Rantai-Minta Makan di Bekasi, Polisi Buka Suara’:

[Gambas:Video 20detik]

(isa/mei)