Polisi Ungkap Kesepakatan Opang-Ojol Pondok Ranji di Balik Aksi Pemalakan

Tangerang Selatan

Pengemudi ojek pangkalan (opang) di Stasiun Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan, ditangkap setelah melakukan pemalakan kepada penumpang ojek online (ojol). Polisi mengungkap adanya kesepakatan perihal aturan penjemputan penumpang bagi pengemudi ojol dan opang di lokasi.

Kapolsek Ciputat Kompol Yulianto mengatakan kesepakatan tersebut berupa sopir ojol hanya diizinkan mengangkut penumpang dengan jarak 100 meter dari Stasiun Pondok Ranji. Pelaku pemalakan inisial Y (36) saat itu berdalih pengemudi ojol melanggar kesepakatan tersebut.

“Pelaku melakukan perbuatan tersebut dikarenakan lokasi kejadian Stasiun Pondok Ranji adalah wilayah ojek pangkalan dan ojek online tidak boleh mengambil penumpang di depan stasiun. Hal itu karena sudah disediakan tempat untuk mengambil penumpang yang berjarak 100 meter dari Stasiun Pondok Ranji,” kata Yulianto kepada wartawan, Kamis (25/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yulianto mengatakan komunitas ojol dan opang telah sepakat perihal aturan tersebut. Namun, dalam kesepakatan itu, tidak ada kewajiban bagi pelanggar untuk membayar denda.

“Di kesepakatan tersebut, jika ojek online mengambil penumpang di Stasiun Pondok Ranji, hanya ditegur saja, tidak ada denda sejumlah uang,” terang Yulianto.

Pelaku Palak Penumpang Rp 50 Ribu

Pemalakan yang dilakukan oleh pengemudi opang inisial Y (36) terjadi pada Selasa (23/8). Y meminta kepada penumpang ojol uang Rp 50 ribu.

Tindakan Y itu viral di media sosial. Dalam video viral, pelaku berdalih uang Rp 50 ribu sebagai ‘uang kas’.

Berbekal video viral, polisi lalu segera melakukan penyelidikan. Pelaku Y ditangkap pada Rabu (24/8) pagi di rumahnya.

Yulianto mengatakan hasil pemeriksaan pelaku Y mengaku telah melakukan pemalakan di lokasi sebanyak enam kali.

“Pelaku melakukan perbuatan tersebut sudah sebanyak enam kali. Setiap melakukan perbuatannya pelaku meminta uang sejumlah Rp 50 ribu,” kata Kapolsek Ciputat Kompol Yulianto saat dihubungi, Rabu (24/8).

Polisi kini masih mengamankan pelaku di Polsek Ciputat. Polisi masih menunggu adanya laporan dari korban untuk menetapkan Y sebagai tersangka.

“Kalau tidak ada laporan dari korban, polisi hanya bisa (mengamankan) 1×24 jam. Setelah itu pelakunya kita pulangkan,” pungkas Yulianto.

Lihat juga video ‘Gegara Jatah Parkir, Keponakan Sewa Pembunuh Habisi Driver Opang di Bogor’:

[Gambas:Video 20detik]

(ygs/mea)