Polres Banjarnegara Siapkan Solusi Bagi Resto Online Terdampak Pandemi

sibnews.info, Banjarnegara – Dampak pandemi Covid-19 dirasakan hampir seluruh lini yang bergerak di sektor perekonomian. Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Banjarnegara yang juga masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari nanti. Mengurai persoalan ini, Polres Banjarnegara berupaya ikut serta memberikan solusi kepada resto online sebagai salah satu usaha jasa yang mengalami imbas dari Pandemi Covid-19.

“Kami akan berusaha mencari solusi bersama-sama terkait dampak ini tanpa menabrak aturan karena kami adalah penegak peraturan. Melalui Sarsipol kita akan cari solusinya,” kata Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifrianto ketika menandatangani akta kerjasama antara Polre Banjarnegara dengan Paguyuban Resto Online di Rumah Kopi Banjarnegara, Rabu (3/2/2021).

Kapolres mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar diskusi bersama antara para pengusaha resto serta jajaran tim Sarsispol.

“Kita nanti ke depannya akan sering menggelar diskusi guna mencari solusi supaya bagaimana tercipta resto sehat dan aman pendapatan. Kita punya rumah sakit yang bisa membantu rekan-rekan resto online,” sebut Kapolres.

Soal aman pendapatan yang disampaikan orang nomor satu di jajaran Polres Banjarnegara itu diantaranya program penggunaan protektor pada ojek online. Kapolres juga menyebutkan langkah lain dari program Sarsispol seperti Helm Gatotkaca, Jatayu Drone Thermal, aplikasi Sarsipol.

“Saat ini sedang diproses madu one touch Sarsipol produk rumah sakit Islam Banjarmegara dan sari buah maja yang dalam proses BPOM karya Ponpes Alif Baa Mantrianom. Semua adalah langkah agar di saat Pandemi ini usaha tetap jalan, tetapi aman,” kata Kapolres.

Sekretaris Paguyuban Resto Online Banjarnegara, Wisnu Chandra mengungkapkan, dampak akibat Pandemi Covid-19 dirasakan sangat berat bagi sedikitnya 340 pemilik resto online yang terdaftar dalam paguyuban.

“Di masa pandemi, terlebih saat pembatasan aktivitas PPKM kami sangat terdampak, bahan bahan mahal, penjualan sangat sepi, terlebih ada pembatasan, semakin sepi dan terpuruk,” katanya.

Sarsispol merupakan akronim dari Sehat Aman Rumah Sakit Indonesia Pelayanan Online. Tim Sarsispol Banjarnegara berasal daru Rumah Sakit Islam Banjarnegara, RS Emanuel, Ojok Online, Pondok Pesantren, STIE Tambara, STIMIK Banjarnegara. Sarsispol dibentuk oleh Polres Banjarnegara yang menyertakan pasukannya dari Satlantas bermitra dengan Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD).

Nugroho