Profil AKP Irfan Widyanto, Peraih Adhi Makayasa yang Dicopot karena Kasus Sambo

Jakarta

Sosok perwira peraih Adhi Makayasa yang terlibat kasus Irjen Ferdy Sambo disorot dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Perwira peraih Adhi Makayasa yang dimaksud adalah AKP Irfan Widyanto.

Informasi yang diterima detikcom, Kamis (25/8/2022), Perwira yang baru saja genap berusia 36 tahun pada 20 Agustus 2022 ini dimutasi dari jabatannya di Bareskrim Polri dimutasi ke Pelayanan Markas Polri bersama 23 polisi lainnya melalui surat telegram Kapolri nomor ST/1751/VIII/KEP./2022 yang diterbutkan 22 Agustus 2022. Perwira muda asal Depok, Jawa Barat tersebut dicopot dari jabatan Kepala Sub Unit I Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Adhi Makayasa adalah penghargaan untuk lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) yang dinilai berprestasi dalam tiga aspek yakni akademis, jasmani dan kepribadian. AKP Irfan Widyanto meraih penghargaan tersebut pada 2010 silam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irfan Widyanto memulai karier di Polri sebagai Kepala Sub Unit II Unit Penyidikan III Satuan Narkoba Polrestabes Bandung pada 2011 silam saat pangkat Inspektur Dua (Ipda). Dia lalu dipercaya menjadi penjabat sementara Perwira Unit Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar pada 2014, setelah naik pangkat menjadi Inspektur Satu (Iptu).

Dua tahun kemudian, 2016, Irfan Widyanto mengemban tugas sebagai Perwira Unit Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar. Seusai jabatan tersebut, alumnus Akpol 2010/Detasemen Dharma Ksatria itu dipindah ke Sulawesi Barat (Sulbar) dan mendapat jabatan Kepala Unit Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulbar.

Usai lulus pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), AKP Irfan Widyanto masuk Bareskrim Polri. Dia lalu mendapat jabatan sebagai penjabat sementara Kepala Sub Unit I Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2020.

Sementara itu jabatan Kepala Sub Unit I Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri baru diduduki AKP Irfan Widyanto pada awal 2022. AKP Irfan Widyanto memiliki dua gelar pendidikan yakni sarjana hukum dan sarjana ilmu kepolisian.

Sebelumnya anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mendengar isu bahwa ada polisi lulusan terbaik atau peraih Adhi Makayasa yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo. Trimedya meminta proses sidang etik bisa dipercepat agar terduga pelanggar tidak digantung statusnya.

Isu soal keterlibatan peraih Adhi Makayasa ini dilontarkan Trimedya dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022). Trimedya mempertanyakan peran anggota peraih Adhi Makayasa itu kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Nah 97 ini apa perannya? Karena saya mendengar di situ juga ada Adhi Makayasa. Masih 83 itu. Ada seorang Adhi Makayasa yang termasuk. Dan apa peran dia? Itu kan nggak gampang,” kata Trimedya.

“Jangan sampai orang yang perannya sedang-sedang saja, tetapi digantung sedemikian lama,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh detikcom, polisi peraih Adhi Makayasa dalam kasus ini adalah AKP Irfan Widyanto.

Simak video ‘Kapolri soal Isu Bintang 3 Mundur Gegara Kasus Sambo: Kami Kompak’:

[Gambas:Video 20detik]

(aud/fjp)