Radarmas dan Satlantas Polres Banyumas Bekerjasama Peduli Keselamatan Berkendara

radarmas dan satlantas polres banyumas bekerjasama peduli keselamatan berkendara

radarmas dan satlantas polres banyumas bekerjasama peduli keselamatan berkendara

PURWOKERTO – Angka kecelakaan yang masih tinggi mendapat perhatian Radar Banyumas. Bekerjasama dengan Satlantas Polres Banyumas, Radar Banyumas memasang sejumlah baliho peringatan untuk pengendara khususnya pengendara roda dua saat memasuki daerah rawan kecelakaan.

Secara simbolis pemasangan pertama dilakukan di Perempatan Andhang Pangrenan Purwokerto Jumat (3/6) kemarin. Hadir dalam acara pemasangan baliho pertama tersebut Kanit Laka Lantas Polres Banyumas Iptu Erwin Siregar, Kanit Dikyasa Polres Banyumas Iptu Dwi Nugroho dan perwakilan Radar Banyumas, Manager Pemasaran Muh Hasby dan Wapemred Radarmas Asidi Waluyo.

Kasat Lantas Polres Banyumas AKP Samsu Wirman melalui Kanit Laka Lantas Iptu Erwin Siregar didampingi Kanit Dikyasa Dwi Nugraha mengatakan, semoga dengan kerjasama antara Radar Banyumas dan Lantas Polres Banyumas ini mampu mengurangi angka kecelakaan yang masih tinggi.

“Pemilihan lokasi ini tidak sembarangan. Karena Jalan S. Parman ini termasuk tinggi angka kecelakaannya. Sehingga dengan adanya baliho peringatan yang besar ini diharapkan mereka waspada. Sehingga kecelakaan di jalan ini pada khususnya akan berkurang, dan umumnya di Banyumas,” ujar Erwin Siregar.

Muh. Hasbi mengatakan, pemasangan baliho akan dilakukan di 10 titik yang memang sesuai data dari Lantas Polres Banyumas memiliki angka kecelakaan tinggi. “Semoga ini akan mengurangi. Kalau menghilangkan mungkin belum. Tapi paling tidak ini menyadarkan masyarakat untuk terus waspada saat berkendara,” tambah Asidi.

Sementara itu, terkait persiapan pengamanan arus mudik, Erwin mengaku masih melakukan persiapan-persiapan. Apalagi tahun ini pemudik dengan menggunakan sepeda motor diperkirakan naik 100 persen. “Akan ada perlakuan. Namun memang belum ada kejelasan dari Korlantas. Namun, yang pasti akan ada titik chek point di Banyumas,” tambah Dwi Nugroho.

Di chek point ini nantinya semua pemudik dengan sepeda motor diwajibkan untuk beristirahat. “Namun untuk posisi masih diusulkan di Wangon atau di Kemranjen. Ini masih sebatas usulan,” tambah Dwi. (acd)

Sumber:

Radarmas dan Satlantas Polres Banyumas Bekerjasama Peduli Keselamatan Berkendara

radarmas dan satlantas polres banyumas bekerjasama peduli keselamatan berkendara

radarmas dan satlantas polres banyumas bekerjasama peduli keselamatan berkendara

PURWOKERTO – Angka kecelakaan yang masih tinggi mendapat perhatian Radar Banyumas. Bekerjasama dengan Satlantas Polres Banyumas, Radar Banyumas memasang sejumlah baliho peringatan untuk pengendara khususnya pengendara roda dua saat memasuki daerah rawan kecelakaan.

Secara simbolis pemasangan pertama dilakukan di Perempatan Andhang Pangrenan Purwokerto Jumat (3/6) kemarin. Hadir dalam acara pemasangan baliho pertama tersebut Kanit Laka Lantas Polres Banyumas Iptu Erwin Siregar, Kanit Dikyasa Polres Banyumas Iptu Dwi Nugroho dan perwakilan Radar Banyumas, Manager Pemasaran Muh Hasby dan Wapemred Radarmas Asidi Waluyo.

Kasat Lantas Polres Banyumas AKP Samsu Wirman melalui Kanit Laka Lantas Iptu Erwin Siregar didampingi Kanit Dikyasa Dwi Nugraha mengatakan, semoga dengan kerjasama antara Radar Banyumas dan Lantas Polres Banyumas ini mampu mengurangi angka kecelakaan yang masih tinggi.

“Pemilihan lokasi ini tidak sembarangan. Karena Jalan S. Parman ini termasuk tinggi angka kecelakaannya. Sehingga dengan adanya baliho peringatan yang besar ini diharapkan mereka waspada. Sehingga kecelakaan di jalan ini pada khususnya akan berkurang, dan umumnya di Banyumas,” ujar Erwin Siregar.

Muh. Hasbi mengatakan, pemasangan baliho akan dilakukan di 10 titik yang memang sesuai data dari Lantas Polres Banyumas memiliki angka kecelakaan tinggi. “Semoga ini akan mengurangi. Kalau menghilangkan mungkin belum. Tapi paling tidak ini menyadarkan masyarakat untuk terus waspada saat berkendara,” tambah Asidi.

Sementara itu, terkait persiapan pengamanan arus mudik, Erwin mengaku masih melakukan persiapan-persiapan. Apalagi tahun ini pemudik dengan menggunakan sepeda motor diperkirakan naik 100 persen. “Akan ada perlakuan. Namun memang belum ada kejelasan dari Korlantas. Namun, yang pasti akan ada titik chek point di Banyumas,” tambah Dwi Nugroho.

Di chek point ini nantinya semua pemudik dengan sepeda motor diwajibkan untuk beristirahat. “Namun untuk posisi masih diusulkan di Wangon atau di Kemranjen. Ini masih sebatas usulan,” tambah Dwi. (acd)

Sumber: