Robot Damkar Sempat Dikerahkan Padamkan Kebakaran Pabrik Kimia di Jakut

Jakarta

Kepala Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan DKI Jakarta Satriadi mengatakan pihaknya sempat kesulitan memadamkan kebakaran pabrik kimia di Cilincing, Jakarta Utara. Satriadi mengatakan petugas kesulitan mendapatkan sumber air.

“Ada kesulitan dari sumber air karena jaraknya lumayan panjang (jauh) sumber airnya. Makanya kita kerahkan hampir 26 unit tadi, karena harus membuat rangkaian dari titik sumber air menuju ke TKP,” kata Satriadi kepada wartawan di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/8/2022).

Sebanyak 26 unit mobil damkar dan 130 personel damkar diterjunkan ke lokasi kebakaran pabrik kimia di Cilincing. Satriadi juga mengatakan pihaknya memanfaatkan peralatan khusus dalam proses pemadaman, salah satunya adalah unit robot damkar Dok-Ing MVF-5 U3 yang ikut memadamkan api di lokasi untuk menjangkau area yang berpotensi membahayakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang pengerahan robotic itu kita gunakan untuk tempat lokasi yang berpotensi adanya ledakan, kemudian ada bahan kimia yang bisa membahayakan bagi anggota, maka perlu ada pengamanan, siapa tahu ada radiasi atau apa, perlu ada jaraklah,” ungkap dia.

Selain pengerahan robot, lanjut Satriadi, pihaknya menggunakan bahan kimia foam dicampur ke dalam air yang digunakan dalam proses pemadaman api sehingga proses pendinginan pun disebutkan lebih cepat durasinya.

“Iya jadi karena memang kondisi pabrik dan ada kandungan (bahan) kimia, maka kita pakai yang namanya foam, makanya dilihat ada banyak busa, itu adalah campuran foam untuk menutupi oksigennya, jadi agak cepat pendinginannya pada objek yang terbakar. Nah itu kimia yang kita campur dalam air,” jelas dia.

Simak juga ‘Kebakaran di Putri Duyung Cottage Ancol, 12 Unit Mobil Damkar Dikerahkan’:

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)