Roy Suryo Berharap Damai, Elza Syarief Minta Kapolda Metro Jadi Mediator

Jakarta

Tim pengacara mengajukan permohonan penangguhan penahanan Roy Suryo kepada penyidik Polda Metro Jaya. Pengacara juga berharap Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bisa menjadi mediator Roy Suryo dengan pelapor.

Pengacara Roy Suryo, Elza Syarief, berharap kliennya, Roy Suryo, dengan pihak pelapor bisa berdamai di kasus postingan meme stupa Candi Borobudur ini.

“Tapi kita udah nyerahin surat permohonan penangguhan. Kita juga udah tulis surat kepada penyidik, Pak Kapolda, dan Direskrimsus, untuk menjadi mediator, memediasikan perdamaian antara Pak Roy dengan Pak Kevin dan Pak Hartono,” ujar Elza Syarief saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Elza Syarief meminta adanya restorative justice (RJ) dalam penyelesaian perkara Roy Suryo dengan pelapor ini. Merujuk edaran Kapolri terkait penyelesaian RJ dalam kasus ITE, menurut Elza, seharusnya Roy Suryo bisa didamaikan.

“Terus kemudian, jika dia bersalah di dalam ITE, menurut surat edaran Kapolri, itu jika sudah meminta maaf, itu tidak bisa dipidana,” katanya.

Elza Syarief kemudian memberi contoh Irjen Fadil hingga Presiden Joko Widodo yang memaafkan orang-orang yang menghinanya.

“Kita beri contoh saja Bapak Presiden telah memaafkan orang yang telah menghina dia. Kemudian Bapak Kapolda, Pak Fadil juga memaafkan orang yang menghina Bapak Kapolda,” katanya.

Menurut Elza Syarief, pihaknya sempat melobi pelapor untuk melakukan mediasi dan perdamaian. Namun, beberapa minggu pihak Roy Suryo menunggu tidak mendapatkan balasan dari pihak pelapor.

“Kenapa klien saya sudah minta maaf secara terbuka, dan kemudian secara lobbying seperti saya menghubungi Pak Kevin, menghubungi lawyer-nya Kurniawan Santoso itu kalau nggak salah. Itu untuk minta pertemuan dan Pak Kevin juga sudah mengatakan, ‘iya nanti kita datang di tempat yang terhormat'. Saya tunggu-tunggu udah hampir dua minggu, belum ada kabarnya. Bilangnya mereka masih berunding dan takut nanti dikira berkhianat,” paparnya.

“Saya juga nggak ngerti, padahal Pak Kevin sama Pak Kurniawan itu satu organisasi, yaitu Dharmapala Nusantara. Jadi kan harusnya ngapain gitu satu-satu membuat laporan. Kenapa nggak sekalian?” jelasnya.

Baca di halaman selanjutnya: ajukan penangguhan penahanan.

Saksikan juga video Sosok minggu ini: Ferra manajang, Berbagi Hidup Dengan Para Perempuan ODGJ

[Gambas:Video 20detik]