RTH Perkotaan Masih Minim

rth perkotaan masih minim

PURWOKERTO – Kawasan ruang terbuka hijau (RTH) publik di wilayah perkotaan Purwokerto saat ini baru 10 persen. Padahal berdasarkan aturan, seharusnya luasan RTH yang ada di kawasan perkotaan mencapai 20 persen dari total luasan.

Berkaitan dengan hal itu, Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas akan berupaya meningkatkan luasan RTH yang ada. Salah satunya dengan menambah beberapa ruang hijau yang disesuaikan dengan tata ruang perkotaan yang ada.

Tahun ini, rencananya DCKKTR akan menambah ruang hijau di kawasan pemukiman yang ada di Purwokerto. Selain itu, pengembangan beberapa taman seperti Taman Lalu Lintas di Terminal Bulupitu, hingga RTH Mersi juga akan dimaksimalkan.

Kabid Tata Ruang DCKKTR Banyumas, Puspa Wijayanti mengakui RTH yang ada di wilayah Banyumas, khususnya Purwokerto saat ini dinilai masih sangat kurang. Dijelaskan, keterbatasan lahan saat ini menjadi salah satu kendala pengembangan tata ruang yang ada, khususnya untuk RTH.

“Kita masih terus mengupayakan penambahan ruang hijau, sehingga nantinya dapat tercapai 20 persen,” jelasnya.

Dikatakan, untuk anggaran ruang hijau masih belum ditentukan. Pasalnya masih harus menunggu penetapan anggaran. Namun tahun ini Pemkab Banyumas mendapatkan bantuan sebanyak Rp 600 juta untuk pengembangan RTH di wilayah pemukiman.

Bantuan tersebut diberikan oleh pusat karena Banyumas berhasil meraih juara II lomba taman dalam rangka peringatan Hari Habitat pada akhir tahun 2015 lalu.

“Untuk itu nantinya kita akan mengumpulkan seluruh lurah yang ada, untuk memberikan usulan pembangunan RTH yang ada di wilayahnya,” kata Puspa.

Lebih lanjut, persyaratan lokasi pengembangan RTH menurutnya harus berada di sekitar pemukiman masyarakat, karena nantinya berkaitan dengan pengembangan dan pengelolaan masyarakat setempat, seperti halnya RTH di Jalan Ahmad Yani dan RTH Arcawinangun.

“Selain dekat dengan masyarakat, yang terpenting lagi, lokasi harus berada di tanah milik pemerintah. Oleh karena itu, usulan dari lurah sangat diharapkan untuk menambah persentase ruang hijau yang ada di wilayah perkotaan,” tegasnya. (bay/sus)

Sumber: