Sahroni soal Penasihat Ahli Kapolri: Mubazir Jika Tak Berguna

Jakarta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyebut tidak masalah dengan jabatan Penasihat Ahli Kapolri meski ramai dibicarakan oleh masyarakat setelah diduga terlibat dalam kasus Irjen Ferdy Sambo. Meski begitu, dia menegaskan jabatan itu akan mubazir jika tidak berguna untuk Polri.

“Saya kira tidak masalah ada Penasihat atau Staf Ahli Kapolri untuk beberapa bidang spesifik, seperti media, public affair, lingkungan, dan lain-lain,” kata Sahroni saat dihubungi, Kamis (25/8/2022).

Meski begitu, Sahroni berpesan agar jangan sampai jabatan Penasihat Ahli Kapolri itu diisi oleh anak buah Kapolri yang sedang menjabat. Sehingga, kata dia, jabatan tersebut bukan jadi jabatan liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun harus dipastikan orang-orang tersebut adalah ‘orangnya’ Kapolri yang sedang menjabat. Jadi ini bukan jabatan liar. Dan Kapolri harus kontrol penuh para penasihat ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wabendum Partai NasDem ini juga mendesak jangan sampai jabatan tersebut tidak berguna. Menurutnya, jabatan itu baik jika memang bermanfaat untuk Polri.

“Mubazir kalau dia nggak berguna buat institusi. Tapi, kalau berguna, ada baiknya,” ujar dia.

Kontroversi Fahmi Alamsyah

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Sigit Prabowo buka-bukaan terkait mantan Penasihat Ahli Kapolri Fahmi Alamsyah saat dicecar oleh beberapa anggota Komisi III DPR RI dalam rapat kerja, Rabu (24/8) kemarin. Ternyata, Sigit mengungkap bahwa Fahmi Alamsyah lebih banyak bersama Irjen Ferdy Sambo.

“Dalam kesehariannya, saya tidak pernah ketemu dengan yang bersangkutan karena memang yang bersangkutan sehari-harinya lebih banyak bersama dengan Ferdy Sambo,” kata Kapolri dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Senin (24/8).

Jenderal Sigit menyatakan Fahmi Alamsyah memang pernah menjabat Penasihat Ahli Kapolri. Namun, kata Sigit, Fahmi sudah diangkat dalam pekerjaan itu oleh Kapolri sebelum dirinya.

“Saudara Fahmi itu memang betul dia Penasihat Ahli Kapolri, Pak, diangkat pada saat Kapolri sebelum saya,” ujarnya.

Kapolri menyatakan telah meminta tim mendalami keterlibatan Fahmi Alamsyah dalam kasus Ferdy Sambo. Jika ada bukti, Kapolri menegaskan siap memproses Fahmi Alamsyah.

“Sehingga tentunya terkait kegiatan-kegiatan Fahmi, ya, khususnya apabila memang ada kaitannya dengan penyusunan skenario ini sudah saya perintahkan kepada tim untuk mendalami dan kami akan proses, Pak, kalau emang kami temukan,” katanya.

(maa/gbr)