Sambut Bulan Ramadan, SDIT Harapan Bunda Pawai dengan Kostum Unik

sambut bulan ramadan, sdit harapan bunda pawai dengan kostum unik

pawai sdit harapan bunda-ida-radarmas

PURWOKERTO- Menyambut Ramadan, sekitar 400 orang yang terdiri dari guru, karyawan, dan siwa-siswi kelas 1 sampai kelas 6 SDIT Harapan Bunda Purwokerto melakukan pawai Sabtu (28/5) lalu. Pawai tersebut selain dalam rangka Festival Budaya Indonesia (Indonesian Culture) sekaligus menyambut bulan ramadan.

Kepala SDIT Harapan Bunda Purwokerto Tri Asmiati SP mengatakan, rute pawai di mulai dari Taman Kota Andhang Pangrenan sampai sekolah SDIT Harapan Bunda di Karangklesem. Peserta mengenakan kostum unik, seperti kostum daerah maupun kostum profesi. “Sedangkan untuk kegiatan Festival Budaya Indonesia dilaksanakan di sekolah yang diramaikan dengan pentas seni budaya, wisata kuliner yang menyajikan makanan dan minuman khas nusantara,” katanya.

Tri Asmiati menambahkan, dengan kegiatan tersebut akan mengenalkan kepada siswa dan siswi tentang keanekaragaman budaya Indonesia. Sehingga, anak-anak jadi lebih mencintai negerinya. Selain itu, pawai sebagai bentuk mengingatkan kepada diri sendiri dan masyarakat sekitar untuk mempersiapkan ramadan yang tinggal beberapa hari lagi. “Jadi tujuan ramadan menjadi insan bertaqwa dapat tercapai,” ujarnya. (ida/acd/adv)

Sumber:

Sambut Bulan Ramadan, SDIT Harapan Bunda Pawai dengan Kostum Unik

sambut bulan ramadan, sdit harapan bunda pawai dengan kostum unik

pawai sdit harapan bunda-ida-radarmas

PURWOKERTO- Menyambut Ramadan, sekitar 400 orang yang terdiri dari guru, karyawan, dan siwa-siswi kelas 1 sampai kelas 6 SDIT Harapan Bunda Purwokerto melakukan pawai Sabtu (28/5) lalu. Pawai tersebut selain dalam rangka Festival Budaya Indonesia (Indonesian Culture) sekaligus menyambut bulan ramadan.

Kepala SDIT Harapan Bunda Purwokerto Tri Asmiati SP mengatakan, rute pawai di mulai dari Taman Kota Andhang Pangrenan sampai sekolah SDIT Harapan Bunda di Karangklesem. Peserta mengenakan kostum unik, seperti kostum daerah maupun kostum profesi. “Sedangkan untuk kegiatan Festival Budaya Indonesia dilaksanakan di sekolah yang diramaikan dengan pentas seni budaya, wisata kuliner yang menyajikan makanan dan minuman khas nusantara,” katanya.

Tri Asmiati menambahkan, dengan kegiatan tersebut akan mengenalkan kepada siswa dan siswi tentang keanekaragaman budaya Indonesia. Sehingga, anak-anak jadi lebih mencintai negerinya. Selain itu, pawai sebagai bentuk mengingatkan kepada diri sendiri dan masyarakat sekitar untuk mempersiapkan ramadan yang tinggal beberapa hari lagi. “Jadi tujuan ramadan menjadi insan bertaqwa dapat tercapai,” ujarnya. (ida/acd/adv)

Sumber: