Sempat Bantah, Rusia Akhirnya Akui Serang Odesa Ukraina

Moskow

Rusia akhirnya mengakui pasukannya memang melancarkan serangan rudal ke kota pelabuhan Odesa, Ukraina, setelah sebelumnya membantah. Diklaim oleh Rusia bahwa serangan rudal jelajahnya itu mengenai infrastruktur militer di Odesa dan pasokan senjata Barat.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Senin (25/7/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam serangan terhadap kota pelabuhan Odesa pada Sabtu (23/7) waktu setempat itu sebagai ‘kebiadaban Rusia' yang terjadi usai kesepakatan untuk melanjutkan kembali ekspor biji gandum dari pelabuhan itu.

Turki yang membantu menjadi mediator kesepakatan itu sebelumnya menyatakan pihaknya telah menerima jaminan dari Moskow bahwa pasukan Rusia tidak bertanggung jawab atas serangan rudal jelajah itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun Kementerian Pertahanan Rusia menelan kembali bantahan mereka pada Minggu (24/7) waktu setempat, dengan mengakui serangannya telah menghancurkan sebuah kapal militer Ukraina dan persenjataan yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS).

“Rudal-rudal jarak jauh dengan presisi tinggi dari lautan menghancurkan sebuah kapal perang Ukraina yang belabuh dan pasokan rudal antikapal yang dikirimkan oleh Amerika Serikat kepada rezim Kiev,” demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia.

“Sebuah pabrik perbaikan dan peningkatan kemampuan militer Ukraina juga mengalami kerusakan,” imbuh pernyataan tersebut.

Lihat juga Video: Diguyur Hujan Lebat, Rusia Dilanda Banjir

[Gambas:Video 20detik]