Sepekan Jelang Lebaran, Tak Ada Lonjakan Gadai

sepekan jelang lebaran, tak ada lonjakan gadai

kirian gadai
TAK ADA LONJAKAN : Layanan di Pegadaian Purwokerto, Selasa (4/5) antrian masih stabil. LAILY MEDIA YULIANA/RADAR BANYUMAS

PURWOKERTO – Seminggu menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H, suasan Kantor Pegadaian Purwokerto terlihat lengang. Kepala Pegadaian Purwokerto, Wahyudi menyampaikan, sampai Selasa (4/5) kemarin, tren gadai masih stabil, dibanding dengan tahun kemarin.
https://sibnews.info/bi-purwokerto-sebut-tren-ekonomi-di-karesidenan-banyumas-membaik-jumlah-uang-masuk-purwokerto-rp-184-triliun-keluar-rp-777-miliar/

“Ada beberapa hal yang mempengaruhi penurunan orang menggadai jelang Lebaran Idul Fitri tahun ini,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, selain karena dampak covid-19, juga masyarakat saat ini sudah pintar mengelola dan merencanakan keuangan.Di mana masyarakat menabung dari jauh-jauh hari untuk kebutuhannya.

“Tidak seperti orang tua jaman dulu, waktunya anak sekolah atau momen tertentu, akan menggadai,” imbuhnya.

Wahyudi mengataskan, rata-rata per hari pencapaian gadai Rp 80 sampai 90 juta. Sedangkan tebus berkisar Rp 100 juta. Dia menjelaskan, kondisi saat ini untuk gadai yang semestinya mendapat angka 10, hanya mendapat 8,5.

“Masih imbang antara gadai dan tebus,” katanya.

Dia tidak bisa memprediksi kemungkinan meningkatnya gadai beberapa hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H. Diharapkan, tren gadai bisa seperti tahun kemarin.

“Kondisinya sekarang sama seperti di cabang lain, masih stabil untuk gadai jelang Lebaran,” ujarnya. (ely)

Sumber: