Setelah Bertemu AHY-Prabowo-Airlangga, Hary Tanoe Temui Presiden PKS

Jakarta

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo atau HT sempat bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. Keduanya membahas kolaborasi politik jelang 2024.

Hary turut didampingi Ketua Harian Nasional Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, Sekjen Ahmad Rofiq, Wakil Ketua Umum Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Ketua Mahkamah Partai Christophorus Taufik dalam pertemuan tersebut. Sementara itu Presiden PKS didampingi Sekjen Aboe Bakar Alhabsy dan Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman. Kedua pihak bertemu di Jakarta, Rabu (24/8).

“Yang pertama sudah dijelaskan sama beliau, antara lain silaturahim supaya saling dekat. Tidak hanya dekat di acara-acara formal, tetapi secara kekeluargaan, kedua pimpinan partai ini bisa lebih baik,” kata HT dalam keterangan tertulis dari Perindo yang dikutip Kamis (25/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hary Tanoesoedibjo juga memperkenalkan TGB dalam pertemuan dengan PKS. HT menyebut pertemuan dengan Presiden PKS merupakan langkah awal bagaimana membangun kolaborasi. Menurutnya, partai politik mungkin berbeda cara kerjanya tetapi mempunyai tujuan yang sama untuk membangun NKRI.

“Yang ketiga, ini merupakan satu starting point bagaimana kita ke depan bisa kolaborasi. Yang tentunya saling mengisi untuk kemajuan negara kita sendiri yang kita cintai. Intinya di situ,” ujar HT.

“Cara kan bisa macam-macam, bisa berbeda tetapi tujuannya sama,” imbuh HT.

Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menjelaskan pertemuan dengan Hary Tanoesoedibjo dan jajaran petinggi Partai Perindo guna mencari titik temu untuk melakukan kolaborasi.

“Kita banyak membahas, ingin mencoba mencari titik titik temu dan upaya untuk membangun kolaborasi bersama dengan dua partai ini,” ujar Syaikhu dalam keterangan Perindo.

Syaikhu menyebut, dalam Pemilu, koalisi antara satu parpol dengan parpol lainnya bersifat sangat fleksibel. Dia mengaku peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan amanah dari para pendiri bangsa.

“Perlu kebersamaan dan kolaborasi di antara partai-partai. Insyaallah kita akan terus menjajaki mungkin malam ini menjadi starting point dua partai ini untuk ke depan agar penjajakannya lebih luas lagi,” ujar Syaikhu.

(gbr/tor)