Sidang Tahunan 2022 Gunakan Ornamen Batik Kawung Jogja, Ini Maknanya

Jakarta

Sidang tahunan MPR, DPR dan DPD bakal digelar 16 Agustus 2022. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan sidang tahunan kali ini akan menggunakan ornamen batik kawung khas Yogyakarta.

Indra mengatakan ornamen batik kawung itu akan ditampilkan di dalam lobby gedung DPR, Senayan, Jakarta. Sidang tahunan ini akan diadakan secara langsung dan dihadiri seluruh anggota DPR dan DPD dan berbagai tamu undangan.

“Memang ini sama seperti tahun lalu, cuma tahun ini ornamen-ornamen di dalam lobby itu kita bernuansakan batik Jogja dan tentu ini karena masa pertama kali dihadiri 100 persen anggota juga 103 duta besar, maka kita akan menegaskan soal prosedur kesehatan,” kata Indra kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (12/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indra kemudian menjelaskan alasan pemilihan ornamen batik kawung khas Yogyakarta pada sidang tahunan kali ini. Dia menyebut setiap acara yang diselenggarakan DPR tentunya bernuansa nusantara.

“Prinsipnya kita ingin setiap acara-acara di DPR itu kita ingin bernuansakan nusantara. Tahun lalu itu nuansanya Kalimantan, jadi sebenarnya kita melakukan exersice model mana yang bisa di-explore dan itu menarik untuk jadi ornamen penghias di dalam ruangan,” jelas Indra.

Indra menuturkan ornamen yang disiapkan untuk sidang tahunan berkonsep sederhana dan tidak berlebihan. “Tapi yang perlu juga kita tetap walaupun ini adalah acara kenegaraan semua ornamen itu dipaparkan dalam suasana kesederhanaan, tidak berlebihan,” ujar Indra.

“Semua dipaparkan sangat sederhana untuk menunjukkan walaupun kita merayakan kemerdekaan, tapi kita juga mengingatkan kita tidak boleh berlebihan,” tambahnya.

Diketahui, sidang tahunan kali ini akan dihadiri oleh 575 anggota DPR, 134 anggota DPD, dan 103 duta besar. Tak hanya itu, para mantan presiden hingga para ketua umum partai politik. Sidang tahunan bakal digelar dengan kehadiran fisik 100 persen meski masih pandemi Corona.

Indra menyebut pihaknya tetap memperketat prosedur kesehatan demi lancarnya sidang tahunan. Para tamu undangan diwajibkan melakukan tes swab PCR sebelum mengikuti sidang tahunan.

“Tentu ini karena masa pertama kali dihadiri 100 persen anggota juga 103 duta besar, maka kita akan menegaskan soal prosedur kesehatan sebenarnya itu aja,” ujar Indra.

“Semua yang hadir di ruangan itu wajib melakukan swab PCR 2×24 jam maksimal,” tambahnya.

Selain diwajibkan tes swab PCR, para tamu undangan juga diwajibkan menggunakan tanda pengenal saat jalannya sidang. Indra mengatakan hal itu dilakukan sesuai dengan prosedur acara kenegaraan.

Lihat juga video ‘Gelar Rapat Penutupan Masa Sidang DPR, 274 Anggota Dewan Absen':

[Gambas:Video 20detik]

(nhd/eva)