Survei Indikator: 86,4% Responden Tak Percaya Yosua Lecehkan Istri Sambo

Jakarta

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei persepsi publik terhadap kasus Irjen Ferdy Sambo. Sebanyak 86,4% responden menilai tak percaya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J melecehkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 11-17 Agustus 2022. Survei ini menggunakan metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Sebanyak 1.229 responden dipilih secara acak melalui nomor telepon. Margin of error survei diperkirakan ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon. Responden merupakan WNI berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Survei dilakukan beberapa hari setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka. Diketahui Polri menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 9 Agustus.

Namun karena survei tersebut dilakukan 11-17 Agustus, sehingga beberapa update perkembangan kasus Ferdy Sambo selanjutnya seperti sidang Etik Ferdy Sambo, gebrakan kepolisian dalam melakukan mutasi anggota Polri, penetapan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka belum terpotret dalam survei tersebut.

Dalam survei tersebut responden ditanyai pertanyaan terkait apakah Ibu/Bapak tahu atau pernah dengar bahwa Brigadir J dituduh melakukan pengancaman dan pelecehan seksual terhadap istri atasannya (Irjen Ferdy Sambo, Kadiv Propam Polri) yang bernama Putri Candrawati?… (%). Hasil surveinya sebanyak 65,4% responden menjawab tahu, 34,6% menjawab tidak tahu.

Kemudian dari responden yang mengaku tahu Brigadir J dituduh melakukan pengancaman dan pelecehan seksual itu, responden ditanyai pertanyaan yang berbunyi: seberapa percaya Ibu/Bapak Brigadir J melakukan pengancaman dan pelecehan seksual terhadap istri atasannya tersebut? Hasilnya 52,6% menjawab tidak percaya Brigadir J melakukan pelecehan seksual.

Berikut hasil survei:

Sangat percaya 1,9%
Cukup percaya 7,9%
Kurang percaya 33,8%
Tidak percaya sama sekali 52,6%
Tidak tahu/tidak jawab 3,7%

Dari hasil survei itu sebanyak 86,4%, sedangkan yang mempercayai Brigadir J melakukan pelecehan seksual sebanyak 9,8%.

“Yang tahu isu ini itu 65%, sebagian masyarakat tidak percaya bahwa Brigadir J melakukan pengancaman dan pelecehan seksual terhadap istri FS,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam YouTube Indikator Politik Indonesia, Kamis (25/8/2022).

“Ini nanti ketika dibawa ke kejaksaan, dan dilimpahkan ke pengadilan, bagaimana kalau pengadilan membuktikan ada unsur pelecehan seksual, apakah keputusan pengadilan bisa diterima oleh publik atau tidak?” ujarnya.

Selanjutnya responden diberi pertanyaan terkait motif tewasnya Brigadir J, berikut bunyi pertanyaannya: terkait kasus tewasnya Brigadir J tersebut, di antara dua pendapat berikut mana yang paling sesuai dengan pendapat Ibu/Bapak sendiri?… (%). Hasilnya 81,8 persen responden percaya motif pembunuhan Brigadir J karena alasan tertentu.

Hasil survei:

– Brigadir J tewas terbunuh akibat adu tembak karena didapati melakukan pengancaman dan pelecehan seksual terhadap istri atasannya: 10%

– Brigadir J Sengaja dibunuh karena alasan tertentu: 81,8%

– Tidak tahu/tidak jawab: 8,2%

Kemudian dari hasil survei tersebut mayoritas responden sebanyak 65,6% meminta motif atau alasan pembunuhan Brigadir J segera diungkap ke publik. Sedangkan 29,7% responden menilai untuk menjaga perasaan semua pihak terkait, motif atau alasan pembunuhan tidak diungkap kepolisian saat ini dan akan diungkap di pengadilan.

(yld/tor)