Tahapan Pemilu Bakal Dimulai, NasDem Daftar ke KPU di Hari Pertama

Jakarta

Tahapan Pemilu 2024 akan dimulai dengan pendaftaran partai politik pada 1-14 Agustus 2022. NasDem berencana mendaftar ke KPU di hari pertama.

“Kita upayakan NasDem akan mendaftar pada tanggal 1 Agustus. Kita akan mendaftar di hari pertama masa pendaftaran, jika tidak ada kendala ya,” kata Wasekjen NasDem Dedy Ramanta dalam keterangan tertulis, Senin (25/7/2022).

Saat pendaftaran nanti, Partai NasDem menargetkan akan mendaftarkan 100 persen untuk semua tingkatan kepengurusan, baik di level provinsi, kabupaten/kota, maupun kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita kan sudah mengikuti verifikasi administrasi dan faktual di dua kali pemilu. Alhamdulillah, di dua pemilu kita 100 persen semuanya. Nah, untuk 2024 juga kita targetkan 100 persen, meskipun ada beberapa daerah yang terjadi pemekaran,” ujar Dedy.

Berdasarkan Undang-Undang Pemilu, syarat pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 sepenuhnya telah diatur dalam Pasal 173 ayat (2), di antaranya memiliki kepengurusan di seluruh provinsi. Kemudian memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi dan 50 persen kepengurusan jumlah kecamatan di kabupaten/kota.

Serta, memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 orang atau 1/1.000 dari jumlah penduduk pada kepengurusan partai politik. Lalu, mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sampai tahapan terakhir pelaksanaan pemilu.

Untuk saat ini, Dedy menegaskan Partai NasDem sudah mengunggah data-data persyaratan untuk menjadi peserta Pemilu 2024. Misalnya, dari segi keanggotaan sudah lebih 90 persen data anggota yang dimasukkan ke Sipol (Sistem Informasi Partai Politik).

“Kemudian data pengurus sudah mencapai 85 persen dan data kantor sudah mencapai 75 persen, sisanya masih proses upload ke Sipol,” katanya.

Dedy belum menyebut siapa dari NasDem yang akan daftarkan langsung ke KPU. Diketahui dalam PKPU, pendaftaran parpol dilakukan oleh pimpinan partai politik, yakni ketua umum dan sekjen atau orang yang diberikan kuasa untuk melakukan pendaftaran ditambah petugas penghubung atau LO dari partai masing-masing.

“Siapa yang mendaftarkan kita lihat nanti ya,” ujar Dedy.

(eva/dwia)