Talkshow Mata Najwa di Alun-Alun

talkshow mata najwa di alun-alun

Najwa :  Purwokerto Kota yang Lengkap

PURWOKERTO- Talkshow Mata Najwa bakal mampir di Alun-Alun Purwokerto, Jumat (13/5) esok lusa. Namun begitu, presenter kondang sekaligus host Mata Najwa yakni Najwa Shihab sudah akan memulai petualangannya di Purwokerto, Rabu (11/5) malam nanti. Rupanya, selain membawakan talkshow Mata Najwa, Najwa juga memiliki misi pribadi di Purwokerto. “Saya ingin makan sroto dan bernostalgia di Baturraden,” ucap Najwa saat dihubungi Radarmas sebagai salah satu media partner acara tersebut, kemarin.

1e775832c49e2a72bfd916ef3071e2a8Najwa mengaku,  kedatangannya ke Purwokerto kali ini bukanlah yang pertama. Dia mengatakan pernah bertandang ke Baturraden  sekitar tahun 1990-an.

Najwa mengungkapkan ada beberapa alasan mengapa Purwokerto ditunjuk sebagai salah satu kota tujuan “Mata Najwa On Stage”. Menurutnya Purwokerto merupakan kota yang sangat lengkap. Baik potensi alam maupun sumber daya manusianya.

“Purwokerto itu salah satu kota yang hidup. Kota ini  termasuk kota pelajar dan kota wisata. Banyak perguruan tinggi dan wisata alam yang ada. Pokoknya sangat lengkap,” ujar perempuan cantik itu.

Sebelumnya, Mata Najwa On Stage juga sudah digelar di 21 kota di seluruh Indonesia. Terakhir, Mata Najwa on Stage mengunjungi Surabaya sebelum  Purwokerto.

Dia menambahkan, di kota yang lengkap ini, Mata Najwa on Stage  juga membawa pembicara yang juga lengkap. Ada dari pemerintahan seperti Mendagri Tjahjo Kumolo SH dan Menteri ESDM Sudirman Said.

Tidak hanya itu, ada juga elemen dari legislatif seperti politisi Golkar Meutya Viada Hafid yang baru terpilih sebagai Ketua Komisi I DPR RI, serta politisi PDI Perjuangan Dapil VIII Jawa Tengah, Budiman Sudjatmiko.

Tidak ketinggalan  kepala daerah seperti Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, Bupati Tegal Enthus Susmono, bupati termuda di Indonesia, yaitu Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak, serta Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang juga peraih Bung Hatta Award 2015.

“Ada juga dari elemen musisi seperti Endhank Soekamti dan Gita Gutawa. Semuanya lengkap, karena tema yang akan kita bawakan nanti yaitu ‘Bagimu Negeri’,” tutur Najwa.

Rencananya, Mata Najwa on Stage bakal menggunakan konsep “lesehan” untuk mengedepankan suasana guyub, antara pembicara dan masyarakat yang hadir.

“Sehari sebelumnya, kita juga akan menyapa kawan-kawan mahasiswa di Unsoed. Kita akan berbagi pengalaman tentang berbagai hal, termasuk pengalaman kejurnalistikan,” tutur Najwa.

Ajang Promosi Budaya Banyumas

Di bagian lain,  Kabag Humas Setda Banyumas Agus Nur Hadie menjelaskan, rangkaian acara Mata Najwa on Stage dibuka dengan pentas tari-tarian khas Banyumasa dan musik sejak pukul 19.00, kemudian dilanjutkan dengan acara inti pada pukul 20.00 WIB.

“Acara dibuat menjadi tiga sesi. Bupati Achmad Husein rencananya di sesi ketiga bersama bupati lainnya. Selain tamu undangan untuk narasumber, acara hiburan juga dimeriahkan oleh Group Band Endang Soekamti,” kata Agus dikonfirmasi di ruangannya.

Menurutnya, alasan talkshow tersebut diselenggarakan di Banyumas, karena mungkin Banyumas merupakan salah satu sentra pendidikan di Indonesia. Di Banyumas sendiri, dikenal dengan perguruan tingginya, seperti Universitas Soedirman (Unsoed) dan Universitas Muhamadiyah Purwokerto (UMP).

“Meski ditempatkan di sini, tapi pada prinsipnya semua dibiayai oleh penyelenggara. Kami hanya menyiapkan tempat, itupun sudah melalui prosedur perizinan yang berlaku,” terangnya.

Lebih lanjut Agus mengungkapkan, adanya talkshow tersebut diyakini bisa mempromosikan budaya dan potensi-potensi di Banyumas. Rencananya, masyarakat yang menerima kupon harus ditukarkan dengan tiket pada Kamis-Jumat (12-13/5) besok di Alun-alun Purwokerto. Pada penukaran tiket nanti, Pemkab akan memamerkan produk-produk unggulan Kabupaten Banyumas dan hasil-hasil kreatifitas para pengusaha muda dari Banyumas.

Ada juga seminar tentang wirausaha muda di Pendapa Si Panji pad hari Kamis.  Hari Jumatnya pukul 13.00  da pengarahan dari Mendagri kepada Forkompida dan SKPD Banyumas.

“Ini menjadi ajang dan kesempatan untuk mempromosikan Banyumas. Memang tadinya mau di GOR, tapi bentrok dengan konser Noah. Sedangkan jadwal di sana sudah jadwal yang paten,” ungkapnya.

Di sisi lain, talkshow Mata Najwa tersebut  dikritik Sekretaris Komisi D DPRD Banyumas, Yoga Sugama dari fraksi Gerindra. Menurutnya, jika diselenggarakan di Alun-alun Purwokerto, dikhawatirkan akan merusak rumput dan air mancur yang ada.

Menurut Yoga, sangat disayangkan jika nantinya Alun-alun Purwokerto yang sudah terpelihara dan memakan dana besar untuk melakukan revitalisasi tersebut rusak begitu saja setelah acara tersebut usai.

Menanggapi hal tersebut, Agus mengungkapkan jika terjadi kerusakan pada rumput dan fasilitas yang ada di Alun-alun Purwokerto, menjadi tanggung jawab penyelenggara. “Terkait kerusakan seperti rumput, pihak penyelenggara siap melakukan perbaikan. Dan akan diupayakan juga seminimal mungkin terjadi kerusakan,” terangnya. (bay/why/dis)

Sumber: