Tambah Gizi Balita dengan Kreasi Olahan Menu

tambah gizi balita dengan kreasi olahan menu

Dikannak Gelar Lomba Masak Kreasi Ayam Kampung
PURWOKERTO-Berbagai terobosan menciptakan menu sehat terutama untuk balita ditampilkan dalam Lomba Masak Menu Olahan Hasil Peternakan di Pendopo Bupati Banyumas, Selasa (24/10). Acara yang digelar Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikannak) Kabupaten Banyumas diikuti 34 kelompok perwakilan kecamatan se Kabupaten Banyumas.

Kepala Dikannak Kabupaten Banyumas, Sugiyatno mengatakan, menu-menu kreasi olahan ditujukan agar disukai oleh anak-anak untuk menambah gizi. Maka beberapa hasil kreasi menu itu dibuat sesuai kesukaan anak-anak sperti puding, sus, nugget, dan masih banyak lagi.

tambah gizi balita dengan kreasi olahan menu
LOMBA MENU : Menu unik dari Kecamatan Kembaran dalam Lomba Cipta Menu Hasil Peternakan di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas kemarin, (24/10). DIMAS PRABOWO/RADAR BANYUMAS

“Jenis ayam kampung dirasa lebih menyehatkan,” katanya.

Sugiyatno pun menuturkan, pihaknya ingin kembali meningkatkan produksi ayam kampung. Pasalnya, beberapa tahun belakangan ini produksi ayam kampung di Banyumas menurun dan mulai tersingkirkan.

Kebanyakan masyarakat merasa repot saat beternak ayam kampung, serta dianggap mengotori dan mencemari estetika lingkungan. Di samping itu, menurut Sugiyatno dengan beternak ayam kampung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kalau butuh uang bisa dijual ke penjual ayam potong, dan ternyata dari ayam kampung bisa dikreasikan dan dikembangkan dalam berbagai menu makanan,” tuturnya.

Untuk meningkatkan antusias dan kreativitas masyarakat, Dikannak merencanakan mengadakan lomba serupa yang baru pertama kali diadakan ini, di tahun-tahun berikutnya. Sebab, ingin melanjutkan kesuksesan lomba masak kreasi ikan yang sudah dilangsungkan beberapa waktu lalu, dan Banyumas berhasil menyabet juara pertama di tingkat propinsi.

“Tahun depan akan maju ke tingkat nasional,” ujar Sugiyatno.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Banyumas, Erna Sulistiowati Husein menanyambut baik adanya kegiatan sepeti ini. Sebab, menu-menu yang dihidangkan tidak pernah terpikir sebelumnya.

“Ada ayam kampung dibikin puding atau kue, itu bisa menjadi inspirasi untuk masyarakat Banyumas,” katanya. Selain itu, menurut Erna dapat menjadi makanan tambahan di Posyandu baik lansia maupun balita karena kebanyakan anak-anak susah disuruh makan daging.Sehingga, dengan dikreasikan berbagai olahan menu, diharapkan menarik perhatian anak-anak untuk menyantapnya.

DPKK Pokja 3 Kecamatan Wangon, Ariningsih mengatakan, terinspirasi mebuat puding ayam kampung untuk meningkatkan gizi pada balita di posyandu daerahnya. Ia sengaja menambahkan buah naga, sehingga menciptakan warna merah yang digemari anak-anak. Selain itu, bentuknya juga beraneka macam, ada bintang, hewan, dan sebagainya. (ely)

Sumber: