Tentang Ikan Arapaima, Ikan Besar yang Ditemukan Pascabanjir Garut

Jakarta

Tentang ikan arapaima diketahui sebagai ikan raksasa yang berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Ikan tersebut termasuk dalam predator ganas.

Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan oleh penemuan ikan Arapaima gigas di Garut, Jawa Barat, usai peristiwa banjir di sana. Berikut ini serba-serbi tentang ikan Arapaima.

Dilansir situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI), ikan Arapaima Gigas atau dengan nama lain Paiche atau Pirarucu adalah kelompok ordo Osetoglossiformes. Sebenarnya, ikan Arapaima terdiri dari empat jenis, yakni:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Arapaima Gigas
  2. Arapaima Mapae
  3. Arapaima Agassizi
  4. Arapaima.

Jenis ikan tersebut memakan hampir semua hewan laut yang bisa ditelan. Makanan utama mereka adalah ikan-ikan berukuran kecil dan hewan-hewan lain yang ada di permukaan air.

Habitat asli ikan Arapaima Gigas berada di perairan Amazon, Amerika Selatan. Kawasan tersebut beriklim tropis sehingga penyebarannya mencapai daerah iklim tropis lainnya, seperti Indonesia, Australia bagian utara, Papua New Guini, dan Amerika Selatan.

tentang ikan arapaima diketahui sebagai ikan raksasa yang berasal dari sungai amazon, amerika selatan. ikan tersebut ditemukan di garut pasca banjir bandang.Tentang ikan arapaima yang ditemukan di Garut pascabanjir bandang. (Foto: Istimewa)

Ciri-ciri Ikan Arapaima Gigas

Arapaima dikenal sebagai jenis ikan predator bagi ekosistem laut. Ciri-ciri ikan Arapaima Gigas adalah:

  • Mempunyai sirip pektoral yang kecil berada di dekat kepala
  • Warna tubuhnya abu-abu hijau dan emas dengan titik orange yang ada di sepanjang tubuhnya
  • Hidup di air dengan suhu mencapai 25-29 ºC dan pH 6.0-6.5
  • Ukuran tubuh dewasa sekitar 145-154 cm, dengan panjang mencapai ukuran 2 m sampai 4,5 m (jantan)
  • Berat tubuh mencapai 200 kg.

Ikan Arapaima Gigas Miliki Sifat Kompetitor

Spesies satu ini bersifat kompetitor, di mana mereka bersaing dengan jenis ikan lain untuk mendapatkan makanan, terutama memangsa ikan yang lebih kecil. Tubuh Arapaima Gigas mendominasi secara ruang karena ukuran tubuhnya yang besar bahkan raksasa.

Siklus Reproduksi Ikan Arapaima Gigas

Ikan Arapaima Gigas betina biasanya bereproduksi pada bulan Februari, Maret, dan April. Selama periode ini, tingkat air di Sungai Amazon sangat rendah.

Biasanya, induk membangun sarang di bagian bawah sebagai tempat telur. Sarang ini biasanya memiliki ukuran kurang lebih 50 cm dengan diameter 15 cm.

Warga Garut, Jawa Barat menemukan tiga ekor ikan Arapaima Gigas setelah banjir bandang yang melanda wilayah mereka. Ikan-ikan tersebut diduga lepas dari kolam saat banjir bandang menerjang kawasan Paminggir akibat meluapnya Sungai Cipeujeuh, Jumat (15/7/2022) lalu.

Pemilik ketiga ikan raksasa tersebut ternyata seorang bos pabrik pengolahan cengkeh di kawasan Maktal, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tiga ikan itu dipelihara sejak kecil di bagian belakang pabrik pengolahan cengkeh tersebut.

Ikih (65), salah seorang karyawan pabrik, mengatakan bagian belakang benteng yang mengelilingi kolam jebol saat banjir bandang terjadi. Akibatnya, ketiga ikan tersebut terbawa arus.

“Iya (ikannya) dari sini. Itu kan kemarin kebanjiran, meluap, bentengnya jebol. Kemudian kebawa,” kata Ikih, dikutip detikcom, Sabtu (23/7/2022).

Simak Video ‘Penampakan Kolam Raksasa Kandang Arapaima yang Lepas di Garut’:

[Gambas:Video 20detik]

(kny/jbr)