Tes CPNS, Bawa Batu Kerikil Hingga Kertas Doa

tes cpns, bawa batu kerikil hingga kertas doa

banner aam gerilya 10

PURWOKERTO-Tes SKD CPNS hari kedua, Selasa, (30/10) di GOR Satria Purwokerto berjalan lancar. Berkaca pada penyelenggaran hari pertama dimana sempat tidak terkoneksi beberapa unit PC, di hari kedua tidak ada kendala.

Hanya, panitia mendapati hal unik. Diantaranya beberapa peserta tes SKD kedapatan membawa pernak-pernik pendukung yang tidak dibolehkan dibawa masuk. Yaitu ada batu kerikil dan selembar kertas beraksara arab dan latin.

“Jadi, pada hari pertama ada yang bawa batu kerikil. Saat ditanya peserta menyebutkan bahwa kata orang tua dulu kalau membawa batu kerikil dapat menahan rasa lapar. Mungkin karena takut dan panik lapar saat mengerjakan tes, ” jelas Suwito, salah satu petugas dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDD) kemarin.

Dia menambahkan untuk hari kemarin, ada yang membawa secarik kertas bertuliskan huruf arab. Paniitia mengambil karena aturannya memang hanya boleh membawa KTP dan kartu ujian peserta saja.

“Selain KTP dan kartu peserta ujian, benda lainnya dilarang dibawa saat ke ruang tes. Uang dan jam tangan juga harus dilepas dan dititipkan, ” ujarnya.

Salah satu peserta tes SKD yang membawa kertas bertuliskan Arab, Uswatun, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa itu dari “mbahnya”. Tulisan tersebut merupakan amalan doa untuk dibaca ketika selesai salat.

“Jadi kemarin mbah nulis amalan ini untuk saya. Cuma sejak hari Selasa kemarin masih di kantong baju yang saya pakai hari ini, ” tuturnya. (aam)

Sumber: