Tinggal Menunggu Perbupnya, Sistem Satu Arah Akan Dipermanenkan di Kota Purwokerto

tinggal menunggu perbupnya, sistem satu arah akan dipermanenkan di kota purwokerto

jalan jensudSatu arah di Jalan Jenderal Soedirman. Ahmad Erwin/Radar Banyumas

PURWOKERTO– Mulai diterapkan sejak 18 Mei, pemberlakuan Sistem Satu Arah (SAA) di Kota Purwokerto terus dievaluasi.

Dimana dalam hal ini sejak awal diterapkannya Sistem Satu Arah (SAA) itu yang meliputi Jalan Jenderal Soedirman satu arah kebarat, dan Jalan Jenderal Gatot Subtroto satu arah ketimur, kemudian diperluas pada 26 Mei 2020
yaitu untuk jalan MT Haryono satu arah ke Selatan dan jalan Brigjend Katamso satu arah keutara serta jalan RA Wiryaatmaja satu arah keutara.

“Guna memutuskan untuk satu arah ini efektif untuk diprmanenkan atau tidak maka Dinas Perhubungan telah melaksanakan evaluasi tentang kinerja lalu lintas yang meliputi beberapa aspek,” katanya.

“Yaitu pengaruh sistem satu arah sebelum dan sesudah sistem satu arah, tingkat kecepatan laju kendaraan, tingkat tundaan kendaran dipersimpangan, tingkat antrian di traffict ligth, visi rasio atau volume dibanding kapasitas rasio, kemudian aspek manajemen lalu lintas, termasuk juga kami mengadakan forum lalu lintas pada tanggal 10 Juni, dengan mengundang OPD terkait termasuk Polresta dan beberapa akademisi dibidang teknik sosial budaya dan ekonomi,” kata Agus Nur Hadie, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Selasa (16/6).

Baca Juga:
Jalan Bank Purwokerto Diberlakukan Dua Arah, Ini Rute Sah Keselurahan Sistem Satu Arah di Kota
Celeng Aneh di Pekuncen Jatilawang, Pemilik : Hasil Berburu di Pengandaran

Dimana dari evaluasi yang terus dilakukan itu, Agus menjelaskan, Sistem Satu Arah (SSA) itu akan dipermanenkan dan tinggal menunggu Peraturan Bupati sebagai landasan hukumnya.

“Dari beberapa evaluasi dan hasil diskusi, maka disimpulkan bahwa sistem satu arah ini akan dipermanenkan dan Peraturan Bupati yang mendasari sistem satu arah ini sedang disusun dan sebentar lagi akan selesai,” pungkasnya. (win)

Sumber:

Tinggal Menunggu Perbupnya, Sistem Satu Arah Akan Dipermanenkan di Kota Purwokerto

tinggal menunggu perbupnya, sistem satu arah akan dipermanenkan di kota purwokerto

jalan jensudSatu arah di Jalan Jenderal Soedirman. Ahmad Erwin/Radar Banyumas

PURWOKERTO– Mulai diterapkan sejak 18 Mei, pemberlakuan Sistem Satu Arah (SAA) di Kota Purwokerto terus dievaluasi.

Dimana dalam hal ini sejak awal diterapkannya Sistem Satu Arah (SAA) itu yang meliputi Jalan Jenderal Soedirman satu arah kebarat, dan Jalan Jenderal Gatot Subtroto satu arah ketimur, kemudian diperluas pada 26 Mei 2020
yaitu untuk jalan MT Haryono satu arah ke Selatan dan jalan Brigjend Katamso satu arah keutara serta jalan RA Wiryaatmaja satu arah keutara.

“Guna memutuskan untuk satu arah ini efektif untuk diprmanenkan atau tidak maka Dinas Perhubungan telah melaksanakan evaluasi tentang kinerja lalu lintas yang meliputi beberapa aspek,” katanya.

“Yaitu pengaruh sistem satu arah sebelum dan sesudah sistem satu arah, tingkat kecepatan laju kendaraan, tingkat tundaan kendaran dipersimpangan, tingkat antrian di traffict ligth, visi rasio atau volume dibanding kapasitas rasio, kemudian aspek manajemen lalu lintas, termasuk juga kami mengadakan forum lalu lintas pada tanggal 10 Juni, dengan mengundang OPD terkait termasuk Polresta dan beberapa akademisi dibidang teknik sosial budaya dan ekonomi,” kata Agus Nur Hadie, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Selasa (16/6).

Baca Juga:
Jalan Bank Purwokerto Diberlakukan Dua Arah, Ini Rute Sah Keselurahan Sistem Satu Arah di Kota
Celeng Aneh di Pekuncen Jatilawang, Pemilik : Hasil Berburu di Pengandaran

Dimana dari evaluasi yang terus dilakukan itu, Agus menjelaskan, Sistem Satu Arah (SSA) itu akan dipermanenkan dan tinggal menunggu Peraturan Bupati sebagai landasan hukumnya.

“Dari beberapa evaluasi dan hasil diskusi, maka disimpulkan bahwa sistem satu arah ini akan dipermanenkan dan Peraturan Bupati yang mendasari sistem satu arah ini sedang disusun dan sebentar lagi akan selesai,” pungkasnya. (win)

Sumber: