Trump Gugat Pemerintah AS Usai FBI Geledah Resor Mewahnya

Washington DC

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengajukan gugatan hukum terhadap pemerintah AS terkait penggeledahan yang dilakukan Biro Investigasi Federal (FBI) terhadap resort mewah Mar-a-Lago yang juga kediamannya di Florida.

Gugatan itu meminta pengadilan federal AS untuk sementara waktu melarang FBI memeriksa materi yang disita dari Mar-a-Lago dua pekan lalu, hingga seorang special master ditunjuk untuk mengawasi pemeriksaan itu. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (23/8/2022).

Trump mengajukan gugatan hukum itu ke pengadilan federal di West Palm Beach, Florida, pada Senin (22/8) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gugatan itu juga menuntut agar Departemen Kehakiman AS memberi tanda terima lebih rinci yang menguraikan barang-barang yang disita FBI dari Mar-a-Lago dalam penggeledahan 8 Agustus lalu. Trump juga meminta para penyidik mengembalikan barang-barang di luar ruang lingkup surat perintah penggeledahan.

“Politik tidak boleh dibiarkan mempengaruhi administrasi keadilan,” demikian disebutkan dalam dokumen gugatan yang diajukan Trump.

“Penegakan hukum adalah perisai yang melindungi rakyat Amerika. Itu tidak bisa digunakan sebagai senjata untuk tujuan politik,” imbuh dokumen gugatan itu.

Seorang special master terkadang ditunjuk dalam kasus-kasus sangat sensitif untuk memeriksa materi dan memastikan para penyidik tidak memeriksa informasi yang diistimewakan. Special master diminta oleh kantor jaksa AS di Manhattan saat FBI menggeledah rumah mantan pengacara Trump, Michael Cohen dan Rudy Giuliani.

Simak Video ‘Pria Bersenjata Terobos Kantor FBI Akhirnya Ditembak Mati’:

[Gambas:Video 20detik]